on April 4, 2015 by admin in Tafsir, Comments (0)

Tafsir Surat Ad-Dukhaan ayat 1 – 15

Bismillaahirrahmaanirrahiim

1. Ha – miim
2. Demi kitab yang menjelaskan
Malaikat Jibril ketika menyampaikan wahyu yang memuat berita besar selalu menggunakan kalimat-kalimat seperti, “Demi masa” “Demi subuh apabila ia menjelang” dan “Demi kitab yang menjelaskan” sebagaimana ayat ini. Kitab yang menjelaskan yang dimaksud adalah Al-Qur’an, yang memuat ayat-ayat Illahi, yang menggambarkan keutamaan dari surat ini.

3. Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.
Ayat ini menceritakan tentang peristiwa Iqra’ (turunnya ayat pertama dari Al-Qur’an) yang terjadi pada tanggal 17 di bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan. Kemuliaan yang dimaksud dalam peristiwa Iqra’ tersebut adalah : Berita tauhid kepada ALLAH, perintah iqra’ (membaca) ayat ALLAH terhadap Rasulullah yang dimulai dengan “Sebutlah nama TUHAN-mu yang Maha Tinggi,” dan kabar gembira bagi seluruh alam tentang pengangkatan Muhammad SAW sebagai Rasulullah.

4. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.
Urusan yang penuh hikmah yang dimaksud adalah berita tentang tauhid bahwa ALLAH, DIA-lah yang Menciptakan seluruh alam (KHALIK). ALLAH, DIA-lah yang Maha Berkehendak (RABB), ALLAH, DIA-lah yang Maha Pemurah (AR-RAHMAN, AR-RAHIM). Berita yang disampaikan malaikat Jibril a.s tersebut menjawab segala pertanyaan yang ada dalam hati Rasulullah akan keberadaan TUHAN yang Menciptakan alam.

5. Yaitu urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah yang mengutus Rasul-Rasul.
Berita tauhid yang disampaikan malaikat Jibril a.s melalui perintah iqra’ ini sekaligus menjadi bukti pengangkatan Muhammad sebagai Rasulullah yang akan membawa peringatan dan berita gembira bagi seluruh alam.

6. Sebagai rahmat dari TUHAN-mu. Sesungguhnya DIA-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
ALLAH Subhanahu wa Ta’ala mengutus Rasulullah SAW merupakan rahmat bagi seluruh alam. Tidak saja bagi ummat manusia namun juga makhluk ALLAH yang lain seperti bangsa jin. Dengan diutusnya Rasulullah sebagai pembawa peringatan dan berita gembira, ALLAH Yang Maha Pemurah memberikan kesempatan bagi setiap hamba-NYA untuk mengenal-NYA dan untuk menjadi lebih dekat dengan-NYA hingga akan selamatlah hamba-NYA itu di kehidupan dunia dan akhirat.

7. Tidak ada TUHAN (yang berhak disembah) melaikan DIA, Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan (DIA-lah) TUHAN-mu dan TUHAN bapak-bapak kamu yang terdahulu.
ALLAH, DIA lah satu-satunya ILLAH (TUHAN) yang layak disembah dan diibadahi. Kepunyaan-NYA yang hidup dan yang mati. Dan DIA lah yang BAQA’ (kekal) Dzat-NYA. TUHAN semesta alam, TUHAN orang-orang yang dahulu dan orang-orang yang sekarang. Beberapa kisah orang-orang yang dahulu termuat dalam Al-Qur’an di antaranya kisah kaum nabi Nuh, kaum A’ad, kaum Tsamud, kaum Nabi Luth, dan kaum Nabi Musa a.s.

8. Tetapi mereka bermain-main dalam keraguan
Orang-orang yang dahulu, termasuk di antaranya kaum nabi Nuh, kaum A’ad, kaum Tsamud, kaum Nabi Luth, dan kaum Nabi Musa a.s. tidak mengakui ALLAH sebagai Pencipta semesta alam dan tidak menerima-NYA sebagai TUHAN yang berhak diibadahi karena wujud-NYA yang tidak bisa dilihat mata dan perintah-NYA yang tidak bisa didengar. Mereka selalu berada dalam keragu-raguan bahkan kesombongan akan kuasa ALLAH, RABB semesta alam.

9. Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata.
Adzab ALLAH datangnya teramat cepat dan tidak diduga-duga. ALLAH menurunkan adzab-NYA pada kaum yang sangat ingkar dan sering berbuat kerusakan di muka bumi. Di antara adzab yang diturunkan ALLAH ada yang berupa gempa bumi, hujan batu, musim kering yang tiada akhir, dan banjir bandang . Pada ayat ini ALLAH menjanjikan adzab-NYA yang muncul dengan bentuk kabut yang sangat tebal. Kabut dapat berasal dari letusan gunung dan semburan laharnya. Pada keadaan ini segala kehidupan yang ada di bumi bisa binasa termasuk manusia.

10. Yang meliputi manusia. Inilah adzab yang pedih.
Kejadian sebagaimana disebutkan pada ayat sebelumnya merupakan bencana yang merugikan dan memakan korban baik harta benda dan nyawa bagi ummat manusia.

11. Mereka berdoa: “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami adzab itu. Sesungguhnya kami akan beriman.”
Sebagian manusia akan kembali mengingat ALLAH ketika ia berada dalam kesukaran. Namun ketika ALLAH melenyapkan daripadanya kesukaran itu, ia pula akan kembali kepada kemungkarannya yang dahulu.

12. Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan.
Kaum kafir Quraisy merupakanorang yang teramat ingkarnya pada ALLAH dan mereka tetap tidak bisa menerima peringatan meskipun Rasulullah SAW datang dengan segala keterangan dan bukti yang nyata. Hal ini disebabkan kesombongan yang ada dalam hati mereka bahwa mereka tidak membutuhkan ALLAH yang datangnya dari syaithan.

13. Kemudian mereka berpaling daripadanya dan berkata, “Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagipula seorang yang gila.”
Kaum kafir Quraisy menuduh Rasulullah telah menerima ajaran dari ahli kitab dan mengembangkan ajaran tersebut. Sebagian yang lain menuduh beliau SAW sebagai orang gila karena selalu mencoba menjelaskan tentang TUHAN dan penciptaan alam sebagi bukti adanya TUHAN.

14. Sesungguhnya (kalau) Kami melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu akan kembali ingkar.
ALLAH Maha Mengetahui tabiat kaum yang ingkar terhadap-NYA sebagaimana dijelaskan pada ayat sebelumnya.

15. Ingatlah hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah pemberi balasan.
ALLAH menurunkan adzab dengan meruntuhkan bukit dan gunung yang disekitarnya terdapat kaum kafir Quraisy yang sering mencela dan mengolok-olok Rasulullah ketika mengajak mereka kepada mentauhidkan ALLAH. Dan janji ALLAH adalah benar.

Wallaahu ‘alam bish shawab.

Tags:

No Comments

Leave a comment

XHTML: Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>