on April 12, 2015 by admin in Tafsir, Comments (0)

Tafsir : Surat Adh-Dzariyat Ayat 28 – 60

Bismillaahirrahmaanirrahiim

28. Maka dia (Ibrahim) merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata, “Janganlah kamu takut,” Dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak).
Tamu nabi Ibrahim a.s menyampaikan berita akan kehamilan istrinya kelak.

29-30. Kemudian istrinya datang memekik (tercengang) lalu menepuk wajahnya sendiri seraya berkata, “Aku ini seorang perempuan tua yang mandul,” Mereka berkata, “Demikianlah TUHAN-mu berfirman. Sungguh, DIA-lah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.”
Istri nabi Ibrahim a.s tercengang dan tidak mempercayai perkataan tamu nabi Ibrahim a.s karena ia adalah perempuan yang sudah tua lagi mandul. Rambutnya bahkan sudah mulai tumbuh uban karena usia. Namun kehendak ALLAH berlaku sebagaimana IA hanya mengucapkan, “Kun fayakun,” (Jadilah, maka terjadilah ia).

31. Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah urusanmuyang penting wahai para utusan?”
32. Mereka menjawab, “Sesungguhnya Kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth),
33. Agar Kami menimpa mereka dengan batu-batu dari tanah (yang keras),
34. Yang ditandai dari TUHAN-mu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas.
35. Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di dalam (negeri kaum Luth) itu.
36. Maka Kami tidak mendapati di dalamnya (negeri itu)kecuali sebuah rumah dari orang-orang muslim.
37. Dan Kami tinggalkan padanya (negeri itu) suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada adzab yang pedih.
38. Dan pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan ALLAH) ketika Kami mengutusnya kepada Fir’aun dengan membawa mukjizat yang nyata.
39. Tetapi dia (Fir’aun) bersama bala tentaranya berpaling dan berkata, “Dia adalah seorang penyihir atau orang gila,”
40. Maka Kami siksa dia beserta bala tentaranya, lalu kami lemparkan mereka ke dalam laut, dalam keadaan tercela.
41. Dan (juga) pada (kisah kaum) ‘Ad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan.
42. Angin itu tidak membiarkan suatu apapun yang dilandanya, bahkan dijadikannya seperti serbuk.
43. Dan pada (kisah kaum) Tsamud, ketika dikatakan kepada mereka, “Bersenang-senanglah kamu sampai waktu yang ditentukan.”
44. Lalu mereka berlaku angkuh terhadap perintah TUHAN-nya, maka mereka disambar petir sedang mereka melihatnya.
45. Maka mereka tidak mampu bangun dan juga tidak mendapat pertolongan.
46. Dan sebelum itu (telah Kami binasakan) kaum Nuh. Sungguh, mereka adalah kaum yang fasik.

Ayat 31 sampai 46 berisi tentang tamu nabi Ibrahim yang menceritakan kembali tentang kisah-kisah orang yang dahulu yang teramat ingkarnya kepada ALLAH yaitu kisah kaum Luth, ‘Ad, Tsamud, Musa a.s, dan kaum nabi Nuh a.s. Masing-masing mereka telah ditimpa dengan adzab yang pedih yang bukti keberadaannya masih dapat dilihat bahkan hingga sekarang. Kisah orang-orang yang dahulu ini selalu disampaikan pada rasul-rasul ALLAH pada zamannya untuk menjadi pelajaran dan bukti yang nyata akan kekuasaan ALLAH Subhanahu wa Ta’ala pada makhluk-NYA.

47. Dan langit Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan Kami benar-benar meluaskannya.
Langit yang terdiri dari tujuh tingkatan diciptakan ALLAH dalam dua masa dengan sempurna. Tidak ada yang menyangga langit namun tidak pula ia rubuh.
“Maka DIA menjadikannya tujuh lagit dalam dua masa. DIA mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (QS. Fussilat : 12)

48. Dan bumi telah Kami hamparkan, maka (Kami) sebaik-baik yang menghamparkan.
Bumi yang diciptakan ALLAH dengan tujuh bagian, terkandung di dalamnya bukti-bukti kebesaran ALLAH bagi orang yang memikirkan.
“Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.” (QS. Ath-Talaq : 12)

49. Dan segala sesuatu telah Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran) ALLAH.
ALLAH menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan.
“Dan ALLAH menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian DIA menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan).” (QS. Fatir : 11)
“Maha Suci TUHAN yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS. Ya Siin : 36)
“DIA Pencipta langit dan bumi. DIA menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-NYA kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan DIA, dan DIA-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.” (QS. Ashuura : 11)

50. Maka segeralah kembali kepada (menaati) ALLAH. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari ALLAH untukmu.
51. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain selain ALLAH. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari ALLAH untukmu.

Rasulullah SAW adalah utusan ALLAH yang membawa kabar gembira dan memberi peringatan kepada umat manusia. Kabar gembira bagi hamba-hamba ALLAH yang ingin mendekatkan diri dengan TUHAN-nya dan mendapatkan jani yang baik dari NYA berupa surga dan segala kemudahan hidup di dunia. Peringatan bagi hamba-hamba ALLAH yang ingar dan dzhalim berupa adzab yang pedih dalam kehidupan dunia dan kelak di akhirat mendapat siksa neraka sebagai balasan atas perbuatan mereka di dunia.

52. Demikianlah setiap kali seorang rasul yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, mereka (kaumnya) pasti mengatakan, “Dia itu penyihir atau orang gila.”
Setiap rasul yang diutus ALLAH bagi kaumnya selalu dianggap orang gila atau penyihir karena dakwah mereka kepada ALLAH.

53. Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
Dalam setiap kaum di setiap zaman ALLAH menurunkan rasul-NYA untuk membawa kabar gembira dan memberi peringatan kepada kaumnya, namun selalu mereka menganggap Rasulullah adalah orang gila atau penyihir yang hany menceritakan dongeng-dongen orang dahulu, seolah-olah kebiasaan yang terdapat di tiap kaum ini disampaikan dari masa ke masa dan turun temurun.

54. Maka berpalinglah engkau dari mereka, dan engkau sama sekali tidak tercela.
ALLAH meminta Rasulullah SAW berpaling dari orang yang ingkar kepada ALLAH, namun Rasulullah SAW tidak pernah berputus asa dalam mengajak mereka ke jalan ALLAH.

55. Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin.
Memberi peringatan kepada sesama muslim merupakan kewajiban seorang muslim terhadap yang lainnya. Peringatan yang baik akan bermanfaat bagi mereka yang masih ada iman dalam hatinya.

56. AKU tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-KU.
ALLAH menciptakan jin kemudian manusia, semata-mata hanya agar mereka (jin dan manusia) beribadah kepada ALLAH, tidak menyembah yang lain selain ALLAH.

57. AKU tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan AKU tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-KU.
ALLAH Yang Maha Kuasa, tidak membutuhkan bagi-NYA pertolongan hamba-NYA dan tidak membutuhkan hamba-NYA untuk memberi-NYA makan.

58. SungguhALLAH, DIA-lah Pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kukuh.
Karena ALLAH lah sumber Pemberi rezeki di seluruh alam, Yang Maha Kuasa dan Maha Luas rezeki-NYA.

59. Maka sungguh, untuk orang-orang yang zalim ada bagian (adzab) seperti bagian teman-teman mereka (dahulu), maka janganlah mereka meminta kepada-KU untuk menyegerakannya.
Janji ALLAH terhadap orang-orang yang dzalim adalah benar sebagaimana janji-NYA yang lain.

60. Maka celakalah orang-orang yang kafir pada hari yang telah aku janjikan kepada mereka (hari kiamat).
Dan tidak ada satupun makhluk yang bisa lari dari hari pembalasan.

Wallaahu ‘alam bish shawab.

Tafsir : Surat Adh-Dzariyat Ayat 1 – 27

on April 11, 2015 by admin in Tafsir, Comments (0)

Tafsir Surat Adh-Dzariyat Bismillaahirrahmaanirrahiim 1. Demi (angin) yang menerbangkan debu dengan kuat. Malaikat Jibril ketika menyampaikan wahyu yang memuat berita besar selalu menggunakan kalimat-kalimat seperti, “Demi masa” “Demi subuh apabila […]

Read more...

Tafsir Surat Ad-Dukhaan ayat 1 – 15

on April 4, 2015 by admin in Tafsir, Comments (0)

Bismillaahirrahmaanirrahiim 1. Ha – miim 2. Demi kitab yang menjelaskan Malaikat Jibril ketika menyampaikan wahyu yang memuat berita besar selalu menggunakan kalimat-kalimat seperti, “Demi masa” “Demi subuh apabila ia menjelang” […]

Read more...

Syukur Nikmat

on February 3, 2015 by admin in Syariat, Tarbiyah, Comments (0)

Bismillaahirrahmaanirrahiim Segala yang ada di alam semesta diciptakan ALLAH untuk kesejahteraan makhluknya termasuk manusia. Tidak satupun makluk yang ALLAH ciptakan kecuali telah ditentukan baginya rejekinya. Firman ALLAH Subhanahu wa Ta’ala […]

Read more...

Ilham sebagai jalan mengenal ALLAH

on July 19, 2014 by admin in Tarbiyah, Comments (0)

Bismillaahirrahmaanirrahiim Manusia adalah makhluk ALLAH yang diciptakan-NYA dengan kelebihan dan kekurangan. Kelebihan manusia di antara makhluk ALLAH yang lain adalah ia diciptakan dengan sebaik-baik bentuk yang diperlengkapi dengan akal dan […]

Read more...

Medan Jihad Kaum Muslimin

on July 18, 2014 by admin in Tarbiyah, Comments Off

Bismillaahirrahmaanirrahiim Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan maghfirah dari ALLAH Subhanahu wa Ta’ala bagi seluruh kaum muslimin. Di dalamnya tersedia beribu manfaat dan kemuliaan bagi orang-orang beriman yang menjalankan […]

Read more...

Menggapai Taufik dari ALLAH

on July 9, 2014 by admin in Tarbiyah, Comments (0)

Bismillaahirrahmaanirrahiim Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad ke-20 ini sedemikian pesat hingga menimbulkan kekaguman bagi tiap orang yang memperoleh manfaat darinya. Jika dahulu orang dapat bertukar kabar dengan perantaraan […]

Read more...

Dendam Sepanjang Hayat

on June 29, 2014 by admin in Tarbiyah, Comments (0)

Bismillaahirrahmaanirrahiim Salah satu prinsip aqidah yang harus dipahami dalam ilmu tauhid adalah ALLAH sebagai satu-satunya ILLAH (TUHAN) merupakan TUHAN yang Maha Berkehendak. Ketika ALLAH berkehendak terhadap sesuatu sebagaimana digambarkan dalam […]

Read more...

Keutamaan bulan Ramadhan

on June 28, 2014 by admin in Tarbiyah, Comments (0)

Bismillaahirrahmaanirrahiim Ramadhan adalah bulan yang lebih baik dari seribu bulan. Di dalamnya terkandung keutamaan keutamaan yang tidak ditemui pada bulan-bulan yang lain. Di antara keutamaan-keutamaan yang besar dari bulan Ramadhan […]

Read more...

Tipu Daya Iblis Menyambut Bulan Ramadhan

on June 26, 2014 by admin in Tarbiyah, Comments (0)

Bismillaahirrahmaanirrahiim Ramadhan adalah bulan penuh kemuliaan yang sangat dinanti-nantikan oleh setiap orang beriman. Ianya merupakan madrasah Illahiyah yang akan menempa seorang muslim menjadi lebih baik amalnya, ibadahnya, dan akhlaknya. Pada […]

Read more...